Kesehatan

9 Jenis Susu Pertumbuhan untuk Anak

Sekarang ini, kita bisa dengan mudah menemukan berbagai macam jenis susu pertumbuhan anak di pasaran mulai dari susu yang berbentuk cair siap minum hingga susu yang berbentuk bubuk, bahkan ada pilihan susu kental manis yang bisa digunakan sebagai toping makanan. Begitu banyaknya jenis susu yang bisa diberikan untuk sang buah hati, sebenarnya susu apa yang pas untuk dirinya?

Jenis Susu Pertumbuhan Anak

Jangan salah, walaupun susu berasal dari sumber sama, namun tak semua susu sapi mempunyai kandungan serta tujuan penggunaan sama. Nyatanya, ada beberapa jenis susu yang bahkan tak boleh diberikan untuk anak di dalam tumbuh kembangnya, karena kandungan nutrisi yang berada di dalam susu tersebut begitu sedikit.

Ada beberapa jenis susu di pasaran yang umum ditemukan, seperti:

  1. Whole milk

Jenis susu ini memiliki kandungan 3,25 persen lemak susu serta 8,25 persen lemak tak padat. 50 persen dari asupan kalori pada whole milk berasal dari lemak.

  1. Susu dengan kandungan rendah lemak

Dari nama yang dimilikinya saja sudah terlihat jika susu ini memiliki kandungan lemak yang cukup rendah.

  1. Susu skim

Meskipun susu skim di klaim sebagai salah satu susu yang bebas lemak, nyatanya susu skim masih memiliki kandungan lemak, walaupun mempunyai jumlah yang sedikit. Proses pembuatan dari susu skim ini melibatkan pembuangan lemak sebanyak mungkin sehingga lemak di dalamnya mungkin hanya 0,5 persen.

  1. Susu kental manis

Apakah buah hati Anda menyukai susu kental manis? Susu kental manis merupakan susu yang melalui proses kondensasi agar bisa menghilangkan setengah cairan menjadi kental. Di dalam susu kental manis, sengaja ditambahkan gula dalam jumlah yang banyak untuk pengawet. Tak hanya itu, susu kental manis biasanya mempunyai kandungan protein yang relatif rendah.

  1. Susu UHT

Susu UHT merupakan susu yang diproses dengan susu sangat tinggi agar dapat mematikan berbagai macam mikroorganisme di dalam susu. Pemrosesan susu dengan suhu tinggi ini memiliki nama pasteurisasi. Pemanasan ini tak hanya akan membunuh pantogen, namun juga bisa memperlambat pembusukan yang dipicu dengan bakteri lainnya.

  1. Susu bubuk

Susu bubuk dibuat dengan menguapi susu sapi, kandungan air yang dimilikinya benar-benar hilang menjadi butiran bubuk. Di dalam sesendok susu bubuk biasanya mengandung 27 kalori.

  1. Susu gandum

Susu gandum mempunyai pemanis alami namun sarat akan kandungan karbohidrat. Tekstur yang dimiliki oleh susu gandum ini creamy karena memiliki kandungan serat larut yang ada di dalamnya. Serat larut ini dapat menyerap air serta berubah menjadi gel di sistem pencernaan. Hal ini akan membantu semakin memperlambat proses pencernaan.

  1. Susu kambing

Susu kambing menjadi salah satu jenis susu yang menjadi pilihan untuk anak-anak. Apakah susu ini dapat menyebabkan alergi seperti susu sapi? Formula dari susu kambing tak cocok untuk anak yang memiliki alergi susu. Hal ini disebabkan karena formula yang berada di dalamnya mempunyai kandungan protein yang mirip dengan susu sapi. Walaupun manfaat dari susu kambing uni dapat dijadikan sebagai pilihan jika buah hati bosan mengkonsumsi susu sapi.

  1. Susu kedelai

Susu kedelai sering digunakan sebagai alternatif anak-anak yang mempunyai alergi susu sapi. Namun, susu kedelai ini lebih disarankan diberikan pada anak yang sudah berusia 6 bulan ke atas karena memiliki kandungan glukosa yang tinggi sehingga dapat membahayakan giginya.

Dari berbagai macam susu pertumbuhandi atas, mana susu yang paling pas untuk buah hati? Salah satu rekomendasi susu yang terbaik adalah Morinaga. Susu Morinaga memiliki kandungan gizi seimbang untuk membantu pertumbuhan si kecil. Jadi, yuk mulai ganti susu anak ke Morinaga.

Leave a Reply