Kesehatan

Upaya Pengawetan Sel Telur Dan Sel Sperma Agar Tetap Fertil

Penyimpanan sel telur dan sel sperma, biasanya dilakukan dengan cara dibekukan. Pembekuan sel telur dan sel sperma, dilakukan dengan menggunakan sejenis alat pembekuan canggih yang akan menidurkan sel pada suhu yang sangat rendah. selama proses pembekuan sel seakan mati suri. Tidak akan busuk atau mengalami kerusakan. Bakteri dan viruspun tidak akan berkembang.

Alasan anda harus membekukan sel telur dan sel sperma:

1. Tidak peru lagi khawatir tentang biaya

Karena dibutuhkan teknologi yang canggih dan mahal, tentunya pengawetan sel telur dan sperma membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun sekarang ini sudah banyak lembaga asuransi yang memberikan program mengenai pengawetan kesuburan seperti pembekuan tersebut. apalagi di negara-negara barat hal seperti ini sudah sangat biasa.

2. Investasi masa depan

Pembekuan ini dilakukan sebagai bentuk investasi. Yaitu apabila terjadi kemandulan di kemudian hari, maka seseorang yang sudah mengawetkan sel sperma ataupun sel telur tetap dapat mendapatkan keturunan atau anak dengan menggunakan kembali sel telur arau sel sperma tersebut.

3. Sangat cocok untuk penderita kanker

Biasanya pembekuan dilakukan oleh orang-orang yang memiliki risiko besar terkena kanker pada alat reproduksinya. Apabila terkena kanker ovarium tentunya kecil sekali kemungkinan mendapat keturunan. Oleh karena itu, sebelum benar-benar terkena kanker ovarium seseorang wanita dapat mengawetkan sel telurnya.

4. Sudah bisa di Indonesia

Di indonesia proses pengawetan atau pembekuan baru bisa dilakukan di beberapa rumah sakit di Jakarta. Dan biaya yang dibutuhkan masih sangat mahal.

5. Menjadi lebih paham tentang kesehatan reproduksi

Menjaga kesehatan organ reproduksi memang sudah seharusnya dilakukan terlebih agar produksi sel telur maupun sperma tetap fertil. Pengetahuan mengenai hal seperti ini harus ditanamkan sejak dini. Banyak bocah indonesia yang belum mendapat pendidikan maupun informasi kesehatan reproduksi sejak dini. Yang paling utama adalah pendidikan dari keluarga.

6. Teknologi yang canggih dan aman

Teknologi medis terus berkembang hingga saat ini. Bahkan orang yang beresiko mandul dapat juga menyimpan sel telur maupun sel spermanya agar bisa digunakan kemudian hari. Tujuannya tidak lain adalah untuk mendapat keturunan. Informasi tentang hal ini juga harus mulai dilakukan kepada anak-anak.

Leave a Reply

Theme by Anders Norén