Teknologi

Tips Merawat Baterai Ponsel Agar Tidak Bolak Balik Mengisi Daya

Performa ponsel dipengaruhi salah satunya oleh daya tahan baterai. Oleh sebab itu, baterai harus dirawat dengan baik agar tidak menunjukkan gejala kerusakan seperti cepat habis saat digunakan dan mudah panas. Terdapat 6 tips merawat baterai ponsel yang sederhana untuk dilakukan namun memberikan dampak yang besar. Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Lakukan Hal ini Agar Baterai HP Awet

  • Kurangi Penggunaan Power Bank

Jangan terlalu mengandalkan power bank untuk mengisi daya ponsel setiap saat. Praktis memang, tapi hal tersebut akan membuat baterai cepat rusak karena pancaran aliran panas yang dihasilkan power bank selama pengisian daya. Sebaiknya, gunakan power bank saat dalam keadaan darurat saja yakni ketika tidak menemukan aliran listrik di suatu tempat.

  • Jangan Tunggu HP Mati Baru Diisi Daya

Perlu diketahui bahwa pengisian daya tidak berarti menunggu ponsel benar-benar mati. Mulailah diisi pada saat prosentase baterai ponsel 30% atau 20% karena angka tersebut ideal untuk melakukan pengisian. Apabila mulai mengisi setelah ponsel berada pada angka 0% atau mati, maka akan mempercepat kerusakan baterai, sekaligus memperpendek daya tahan baterai.

  • Hindari Pengisian Daya Semalaman

Hal yang satu ini pasti sering sekali dilakukan oleh banyak orang yaitu mengisi daya baterai saat hendak tidur. Sebaiknya, segera hindari karena pengisian daya yang dibiarkan semalaman akan memakan waktu 7 – 8 jam. Padahal waktu yang dibutuhkan cukup 3 – 4 jam saja untuk pengisian. Resiko terburuknya adalah ponsel dapat meledak karena terlalu panas.

  • Matikan HP selama Pengisian Daya

Mengisi daya saat ponsel tetap digunakan memang akan tetap terisi, hanya saja tidak optimal dan memakan waktu yang lebih lama. Selain itu, hal tersebut juga dapat merusak baterai ponsel sehingga membuatnya tidak lagi tahan lama. Ponsel yang dimatikan selama pengisian daya akan terisi lebih optimal dan awet saat digunakan.

  • Gunakan Selalu Charger yang Orisinil

Pastikan charger yang digunakan adalah produk asli dari pabrikan ponsel yang Anda punyai. Apabila kabel charger sudah rusak, maka segera ganti dengan produk orisinil. Penggunaan kabel charger yang KW tidak disarankan karena dapat merusak baterai. Salah satu penyebabnya adalah tegangan charger yang kadang kurang sesuai atau kualitas kabel yang tidak memenuhi standar.

  • Jangan Mengisi Daya Dekat AC

Faktor suhu juga dapat mempengaruhi keawetan dari baterai. Oleh sebab itu, hindari meletakkan ponsel di lingkungan yang memiliki suhu ekstrim saat pengisian daya. Contohnya, jangan letakkan mengisi daya baterai ketika terlalu dekat dengn AC yang menyala. Selain itu, hindari juga pancaran sinar matahari secara langsung ke arah ponsel saat melakukan pengisian.

  • Kurangi Penggunana Aplikasi atau Games

Smartphone masa kini semakin canggih spesifikasinya. Tidak heran jika fungsinya bukan hanya sekedar alat telekomunikasi. Berawal dari kemampuan hardware ini para pembuat aplikasi dan games berlomba-lomba membuat aplikasi menarik. Misalnya saja aplikasi kamera tembus pandang, dengan aplikasi ini Anda bisa membuat foto seakan-akan tembus pandang, tentu saja bukan sungguhan karena aplikasi ini hanya untuk prank. Nah aplikasi atau games seperti ini membutuhkan resource yang cukup berat. Sebaiknya jangan terlalu sering menggunakan aplikasi seperti ini apalagi ketika baterai mulai drop.

Keenam hal tersebut justru nampaknya sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan banyak orang. Akibatnya, awal-awal akan sedikit sulit untuk menghindarinya. Namun, Kebiasaan tersebut harus ditinggalkan apabila ingin baterai ponsel lebih tahan lama saat digunakan. Justru apabila baterai selalu awet, Anda tidak perlu lagi menggunakan power bank setiap saat bukan?

Leave a Reply

Dibuat oleh Nul.is | Theme by Anders Norén